Thursday, August 18, 2011

Guru Tak Luput dari Penghinaan Online

Guru Tak Luput dari Penghinaan Online

Jakarta - Keberadaan situs jejaring tidak selamanya dipakai untuk hal-hal yang bermanfaat. Sebuah laporan dari survey yang dilakukan Plymouth University menyebutkan bahwa lebih dari sepertiga guru telah menjadi korban penghinaan secara online melalui situs-situs jejaring.

Sebagian besar penghinaan diketahui datang dari murid-murid, yakni sebanyak 72%. Totalnya, ada sebanyak 35% guru mengaku mereka menjadi korban penghinaan dan 60% dari mereka adalah kaum wanita.

Dari mulai layanan chat hingga pemakaian situs berbagi video dipakai oleh mereka untuk melakukan aksi yang tidak terpuji ini.

Layanan chat di situs sosial paling banyak dipakai, begitu juga dengan grup di Facebook. Bahkan, mereka sengaja membuat grup ini khusus untuk mengolok-olok gurunya. Tak luput situs YouTube dipakai guna memposting video yang mengetengahkan par guru. Merekapun menorehkan komentar-komentar yang tidak sepantasnya diunggah.

Kejadian penghinaan di mana anak-anak menjadi korban telah banyak diperhatikan akan tetapi isu mengenai para guru yang menjadi korban, masih belum banyak diketahui.

Pihak Facebook tidak menutup mata akan persoalan ini. Mereka menawarkan tips-tips pada para guru dan berjanji akan merespon laporan mengenai isu ini selama 24 jam, demikian dikutip detikINET dari BBC, Rabu (17/10/2011).



( sdj / rns )

Sumber detik com

Artikel yang Berkaitan

0 komentar:

Post a Comment