Saturday, January 7, 2012

Analysts See Hidden Value in Google's Chrome Browser

Google's free Chrome browser represents a hidden billion-dollar business for the search engine giant, according to a new investor note from Piper Jaffray. By prodding other browser makers to continually innovate, the firm's analysts say, Google's services are able to deliver even richer experiences to users.

This is a major plus for the search engine giant, noted Piper Jaffray analysts Gene Munster, Douglas Clinton and Matthew Lebo in a Wednesday investor note.

"Based on Google's recent search distribution deal with Mozilla for Firefox, we believe Chrome could be worth over $1 billion to Google," Piper Jaffray's analysts wrote.

The investment firm's analysts believe Chrome began as -- and still remains -- a way for Google to push browser makers to introduce more advanced features.

"However, given Chrome's success, we believe it could mark a way to keep search distribution costs from other browsers in check long-term," Munster, Clinton and Lebo added.

Search Engine Maneuvers

Under an agreement inked with Mozilla in the middle of last month, Google agreed to pay $900 million over the next three years to ensure that its search engine remains at the top of the list in Mozilla's Firefox browser. Among other things, the move potentially helps to limit the growth of Microsoft Relevant Products/Services's rival search engine Bing even as Google helps to fund additional Firefox browser innovation that benefit the search engine giant's own Web-based services.

"Where Bing may get its next big push is from the arrangement with Facebook, or if Yahoo and its new CEO become a major force again," said Net Applications Executive Vice President Vince Vizzaccaro.

StatCounter reports that the Chrome (27.27 percent) and Firefox (25.27 percent) browser platforms collectively accounted for more than half of all browser users globally in December. By contrast, Microsoft's Internet Explorer accounted for a 38.65 percent share, according to the Dublin-based Web metrics firm.

U.S.-based Net Applications ranked IE's market share at 51.9 percent at the end of December, compared with 21.8 percent for Firefox and 19.1 percent for Chrome. Still, the browser market trends can change quickly.

"We've seen it with the introduction of Firefox, then Chrome, and most recently with the huge push to tablets and mobile Relevant Products/Services where Apple is dominating," Vizzaccaro said. "I see some potential coming in 2012 for Windows Relevant Products/Services Mobile and Windows 8 on a tablet Relevant Products/Services that could greatly help IE."

7 Tips Mengidentifikasi Profil Facebook Palsu

Banyak profil palsu bertebaran di Facebook dan kadang Anda menerima permintaan pertemanan dari mereka atau malah sudah jadi teman. Tidak jarang profil abal-abal semacam ini membahayakan. Mungkin saja pembuatnya seorang penjahat yang sedang mencari mangsa. Atau bisa jadi ia berniat memata-matai Anda dengan motif tertentu.

Bagaimana cara untuk mengidentifikasi sebuah profil Facebook yang belum dikenal itu palsu atau tidak? Berikut tips dan triknya:

1. Foto yang terlalu sempurna biasanya mengindikasikan sebuah profil Facebook adalah palsu. Baik foto yang dipajang di profil picture atau di album, jika semuanya menampilkan sosok tanpa cela dan bahkan mungkin diberi sentuhan Photoshop, besar kemungkinan profil ini hanyalah rekaan.

2. Berhati-hatilah jika sebuah profil mendeskripsikan penggunanya sebagai orang yang memenuhi kriteria Anda sebagai teman atau pasangan yang sempurna. Mungkin ini adalah jebakan khusus bagi Anda sehingga ia dapat mengorek informasi lebih dalam melalui percakapan online.

3. Telitilah seberapa banyak teman Facebook yang dimilikinya. Rata-rata user Facebook memiliki 130 teman. Jika jumlah temannya lebih rendah dari angka itu, mungkin saja user Facebook tersebut hanyalah rekayasa.

4. Seberapa banyak mutual friends atau teman yang sama antara Anda dengan calon teman Facebook juga bisa menjadi sarana identifikasi. Semakin sedikit mutual friends, Anda agaknya harus semakin waspada.

5. Jika dirasa perlu, gunakan mesin cari untuk meneliti nama di profil Facebook tersebut dan apakah informasi yang disampaikan di data pribadinya benar. Misalnya, nama sekolahnya.

6. Periksalah foto-fotonya. Orang yang benar-benar nyata seringkali punya foto yang menampilkan diri mereka dengan teman dan keluarganya.

7. Pengguna Facebook dengan profil asli hampir selalu memiliki foto yang ditag oleh teman mereka. Sebaliknya, profil Facebook palsu sering hanya menampilkan foto diri sendiri.

Friday, January 6, 2012

Top Tech Predictions for Business in 2012

As we bid a final farewell to 2011 and settle in for another new year, we asked several leading industry observers about their predictions for business technology in the coming year.

Desktop and Mobile Converge

Al Hilwa, program director for applications development software Relevant Products/Services at IDC, predicts that "desktop and mobile Relevant Products/Services application development ecosystems will begin their convergence in 2012, as the industry marches to the release of Windows Relevant Products/Services 8."

Touch Revolution for Enterprise Software

As part of that convergence, Hilwa said, 2012 "will mark the dawn of the touch revolution for enterprise Relevant Products/Services software." He predicts that apps Relevant Products/Services reworked for touch, such as new ones from Adobe, will "spur more developers to think about the truly new possibilities" now available through that kind of interaction.

This will result in a move to touch, Hilwa said, that "will be the most dramatic shift in UI [user interface] technologies since the move from text to GUI [graphical user interfaces]."

HTML5 Will Dominate Phones and Tablets

2012 will also be marked by a definitive move toward HTML5, Hilwa predicts, with HTML5 capability for "90 percent of smartphones and tablets" by the end of the year.

Desktops, however, will not reach an equal level of HTML5 penetration until mid- to late 2013. A key factor in increasing the installed base, he said, will be Microsoft Relevant Products/Services's new auto-update strategy Relevant Products/Services for the Internet Explorer browser.

Platform-as-a-Service Going Mainstream

Hilwa also predicts that platform-as-a-service, or PaaS, backends will be seen as "mainstream for consumer and mobile apps" in 2012.

At the same time, enterprise app vendors will increasingly engage around PaaS "as they accommodate the needs of small- to mid-size enterprises [SMBs] eager to harness cloud Relevant Products/Services economics."

Information Foraging Evolves

To help predict coming enterprise trends, analyst Brad Shimmin of Current Analysis suggests that it's often helpful to look at trends in the consumer space, such as the move toward natural language and gestural interfaces, like those now available with gaming consoles.

But there's one 2012 direction in particular, he said, that may be gaining traction first in the enterprise. He's talking about "information Relevant Products/Services foraging," part of an increasing trend by vendors to turn away from traditional filtering methods for organizing and finding corporate data Relevant Products/Services. The term "information foraging," Shimmin said, is based on the idea that "scavenging for corporate data today and foraging for food on the Serengeti thousands of years ago aren't very different from one another."

4 Kiat Percepat Adopsi Cloud Computing

Berbagai perusahaan mulai memikirkan untuk menggunakan layanan cloud computing atau komputasi awan. Namun baru sebagian kecil yang telah mengimplementasikannya.

Itulah salah satu temuan yang terungkap dalam survei global bertajuk State of the Cloud 2011 oleh Applied Research. Dua pertiga organisasi masih berada dalam tahap diskusi, percobaan atau bahkan belum mempertimbangkan layanan sama sekali.

Berbagai isu menghalangi organisasi untuk segera mengadopsi komputasi awan. Seperti isu keamanan, staf IT yang belum siap untuk pindah ke cloud computing dan sebagainya.

"Untuk memastikan sukses penerapan cloud computing, departemen IT perlu hati-hati memilih aplikasi yang dipindahkan ke komputasi awan, mengawasi keamanan, ketersediaan dan cost sekaligus memastikan staf mereka diberi pelatihan," tutur Anil Chajravathy, Senior Vice President Storage and Abailability Management Group Symantec di Singapura.

Berikut 4 rekomendasi dari Symantec untuk memudahkan organisasi mengadopsi cloud computing:

- Jadilah yang berada di lini depan dalam komputasi awan: Bagian IT perlu mengambil peran proaktif dalam menerapkan komputasi awan. Terlalu banyak organisasi mengambil pendekatan konservatif yang lambat dalam melakukan perpindahan ke cloud. Staf IT perlu mendapat pelatihan dan persiapan yang cukup dalam mengontrol aspek penting seperti keamanan dan biaya.

- Tetapkan tingkat informasi dan aplikasi: Lakukan analisis dan tempatkan informasi dan aplikasi Anda berdasarkan tingkatan untuk menetapkan mana yang dirasakan nyaman ketika berpindah ke komputasi awan.

- Ukur risiko dan tetapkan kebijakan yang layak: Pastikan informasi penting hanya bisa diakses pengguna resmi dan informasi itu tidak meninggalkan perusahaan. Vendor komputasi awan perlu dipastikan memenuhi persyaratan Anda. Periksa vendor komputasi awan potensial untuk masalah operasional seperti kemampuan dalam disaster recovery.

- Mulai sekarang: Jangan mengambil pendekatan semua atau sama sekali tidak untuk cloud computing. Meskipun perlu waktu untuk menyiapkan perpindahan aplikasi bisnis yang penting, Anda bisa mulai dengan layanan dan aplikasi yang lebih sederhana.

Thursday, January 5, 2012

6 Kiat Melawan Kecanduan Ponsel

Manusia zaman sekarang banyak yang kecanduan memakai smartphone seperti BlackBerry, Android, ataupun iPhone. Padahal penggunaan ponsel cerdas yang berlebihan bisa merugikan.

Itulah yang dikemukakan profesor Cary Cooper, pakar psikologi di Lancaster University, Inggris. Ia berharap pengguna bisa membatasi waktu memakai ponsel karena bisa berdampak negatif.

"Melihat layar secara konstan membuat Anda menjauh dari orang, Anda tidak berinteraksi dengan dunia nyata atau menghadapi masalah Anda," ucap Cooper.

Smartphone memang bisa membuat adiksi. Menurut Cooper, salah satu penyebabnya karena karena pengguna tidak pernah tahu kapan akan mendapat email, SMS atau pesan yang menyenangkan sehingga mereka terus mengecek handsetnya untuk mencari kesenangan.

"Menjadi subjek aliran data yang konstan atau overload informasi menghadirkan risiko nyata ketidakpedulian terhadap informasi yang benar-benar diperlukan dan menjadikan Anda kurang mengontrol kehidupan," ucapnya.

Berikut beberapa tips Cooper untuk melawan kecanduan smartphone dan agar hidup lebih sehat, seperti detikINET kutip dari The Sun, Selasa (3/1/2012):

1. Kurangi pemakaian smartphone secara bertahap

Smartphone tetaplah benda yang sangat berguna sehingga tidak mungkin untuk tidak menggunakannya sama sekali. Bahkan tiba-tiba tidak memakai smartphone dari yang semula kecanduan bisa lebih merusak secara psikologis. Untuk melawan kecanduan, Cooper menyarankan untuk mematikan handset beberapa menit sehari, kemudian lebih lama pada hari-hari berikutnya.

2. Tahu tempat untuk menggunakan smartphone

Seseorang harus tahu dan menyadari kapan untuk tidak menggunakan smartphone. Seperti saat sedang berkendara karena bisa memecah konsentrasi dan berujung pada kecelakaan. Atau mungkin pada acara-acara sakral.

3. Banyaklah berbicara

Perbincangan di dunia nyata tak dapat digantikan dengan obrolan via ponsel atau berkirim pesan. Berbincang muka dengan muka memberi lebih banyak pemahaman apa yang dirasakan lawan bicara dan bagaimana respon yang tepat. Menurut Cooper, komunikasi banyak melibatkan bahasa tubuh dan hubungan yang nyata tak akan terjadi hanya dengan percakapan via ponsel.

4. Banyak berolahraga

Banyaklah berolahraga dan tinggalkan handset Anda. Olahraga bisa membuat perasaan senang dan bisa mengobati depresi yang mungkin terjadi akibat penggunaan smartphone yang berlebihan.

5. Ukurlah pemakaian smartphone

Seorang pengguna smartphone mungkin tidak menyadari betapa banyak waktu yang mereka pakai untuk menggunakannya dan apa saja yang telah mereka lewatkan. Padahal momen momen terbaik terjadi di dunia nyata, seperti ciuman pertama atau berbincang-bincang dengan menyenangkan bersama orang-orang terdekat.

6. Gunakan dengan bijaksana

Smartphone tidak dapat dibantah bermanfaat bagi kehidupan. Misalnya, banyak aplikasi yang berguna untuk membantu hidup menjadi lebih baik atau sebagai sarana berkomunikasi dengan rekan yang jauh. Tapi menurut Cooper, alangkah baiknya untuk menggunakan smartphone dengan bijaksana sampai dalam taraf tidak mengganggu kehidupan sosial pengguna.

Wednesday, January 4, 2012

Perang' Facebook & Google+ Memanas di 2012

Jakarta - Facebook memang masih digdaya dengan sekitar 700 juta pengguna. Google+ yang diharapkan menyainginya belum mampu banyak bicara di tahun 2011. Namun di tahun 2012, kompetisi keduanya diprediksi memanas.

Kedua situs jejaring ini bakal bersaing memperebutkan kue iklan jutaan dollar berikut jumlah pengguna. User pun bisa mengharapkan banyak penambahan fitur baru yang disajikan keduanya.

"Ini adalah perjuangan untuk bertahan bagi Facebook dan relevansi untuk Google. Yang terjadi di tahun 2012 akan membuat perbedaan apakah Facebook masih akan ada di akhir dekade dan apakah Google benar-benar relevan di luar mesin cari," sebut Rob Enderle, analis di Enderle Group.

Facebook sendiri berencana menawarkan saham perdana pada paruh pertama 2012. Hal ini bisa membuat Facebook mendapatkan banyak uang dan lebih kuat dalam melawan Google. Namun bisa pula sebaliknya.

"Momen besar adalah penawaran saham perdana Facebook. Google yang lebih terfokus mungkin bisa membahayakan Facebook jika hal itu gagal," kata Patrick Moorhead dari Moor Insights & Strategy.

Google membuat berita besar dengan kemunculan Google+, dengan berbagai fitur mirip Facebook. Namun demikian, harus diakui bahwa Google+ tidak dapat berbuat banyak di 2011.

"Google+ belum membuat banyak kemajuan melawan Facebook tahun ini," sebut Dan Olds, analis di Gabriel Consulting Group, dikutip detikINET dari ComputerWorld, Sabtu (31/12/2011).

Namun dia memproyeksi Google tidak akan menyerah begitu saja. Kompetisi keduanya diperkirakan akan sangat intens di tahun 2012 seiring kue iklan yang makin besar di situs jejaring sosial.

Tuesday, January 3, 2012

Internet Explore usage might fall below 50%, a new low

We already knew that Internet Explorer was on a steady slide of decline thanks to the power of Firefox and Chrome, but this report is particularly noteworthy and speaks a lot about modern browser adoption.
Neowin and Computerworld report that the current market share of the Microsoft browser is 51.9%, which is a far cry from the dominant numbers it used to get just a few years ago. And that’s not it – the report suggests that this figure could very well fall below 50% if this don’t change drastically which they don’t look like. However, Microsoft did say that with the release of Internet Explorer 9 they would be the dominant browser on Windows 7. On that front, they did meet their expectation but that’s not too much to brag about.
What browser do you use?

YouTube yang Super Sibuk

YouTube masih menjadi tujuan utama pengguna internet yang ingin menikmati konten dalam bentuk video. Tahun demi tahun YouTube mendandani situsnya dari tampilan yang masih sederhana pada tahun 2005 hingga kini ia memiliki fitur-fitur yang beragam dengan tampilan yang lebih baik.

Trafik yang diraih YouTubepun makin menanjak. Dari berbagai pencapaian yang diraih situs yang kini dimiliki oleh Google selama ini, menarik melihat beberapa hal yang membuktikan makin kuatnya situs berbagi video ini. Beberapa di antaranya seperti dikutip detikINET dari Mashable, Senin (2/1/2012):

- Setiap menitnya ada video dengan durasi 48 jam yang diupload ke YouTube.
- Lebih dari 3 miliar video ditonton setiap harinya.
- 70% trafik YouTube datang dari luar Amerika Serikat.
- YouTube memiliki 800 juta unique user yang berkunjung setiap bulannya.
- Di tahun 2011, video di YouTube telah ditonton sebanyak 1 triliun kali.

Tentunya, jutaan orang yang berbondong-bondong mendatangi situs ini tak lepas dari pengayaan fitur yang dilakukan oleh tim YouTube. Sejumlah fitur baru yang dirilisnya antara lain Slam, Google+ Hangouts, Search Options, Analytics, Video Editing, dan lain-lain.

YouTube didirikan pada Februari 2005 dan diakuisisi Google pada tahun 2006. Di penghujung tahun ini, YouTube meluncurkan desain besar-besar di situsnya.

Sebelumnya, YouTube dilaporkan mengucurkan dana ratusan juta dollar untuk memperkaya kontennya. Dengan konten-konten profesional hasil pengucuran dana tersebut, situs ini disebut-sebut sebagai pesaing stasiun TV.

Monday, January 2, 2012

Setelah Google, Giliran Facebook Jauhi Produk Microsoft

Pengguna Microsoft Internet Explorer 7 harus menelan kekecewaan. Sebuah fitur baru dari Facebook yang masih hangat, Timeline, ternyata tidak bisa dinikmati dari browser yang mereka pakai.

Facebook memutuskan untuk tidak memberikan dukungan Timeline-nya untuk IE7. Jadi ketika pengguna IE7 mengunjungi halaman profile Facebook-nya, ia malah dirujuk untuk beralih ke desain yang lama, alih-alih mendapatkan kesempatan mencicipi desain versi Timeline.

Entah apa alasan Facebook tidak memberikan dukungannya tersebut. Saat menjawab pertanyaan mengenai hal ini di halaman Help Center-nya, Facebook tidak menjabarkan alasannya, namun malah merekomendasikan user untuk memakai browser lain di luar IE7.

Ketidakharmonisan Facebook-Microsoft juga terjadi pada Agustus 2010 lalu. Kala itu Facebook mengumumkan rencana untuk mengakhiri support Facebook Chat pada IE6.

Dikutip detikINET dari Sociable, Senin (2/1/2012), tidak tertutup kemungkinan Facebook akan seluruhnya mengakhiri dukungannya pada browser yang berusia 5 tahun tersebut. Pukulan yang berat bagi Microsoft setelah sebelumnya Google juga menarik supportnya pada IE7 untuk layanan populer mereka seperti Gmail, Google Calendar dan Google Docs.

Market share IE7 secara global memang tengah mengalami penurunan. Browser Microsoft ini hanya mampu meraih share sekitar 4%, hanya 2,2% lebih banyak di atas IE6.

Sunday, January 1, 2012

Whatsapp for Windows Phone receives update


While this wildly popular App has been available for Android, iOS, and Blackberry for quite a while, it only arrived for Windows Phones three months ago. And only now has it moved on and brought group chat to this platform, after three months.
While it still lacks the looks and features of its iOS sibling, it’s clear the developers of WhatsApp are committed to updating the app on a regular basis and so the App is slowly but surely getting new functionalities, even if they’re not major, which can only be positive. Other changes this update brings are ability to delete large conversations, faster creation of faves, and faster moving of messages to and from storage.
Been looking for WhatsApp or want the latest update? Go here to Download.

Google Hentikan Proyek Energi Murah

JAKARTA--Google Inc menghentikan sebuah proyek ambisius untuk membuat energi baru dan lebih murah daripada batu bara, sebuah keputusan baru yang dikeluarkan Kepala Eksekutif Google Larry Page untuk mengembangkan Google dengan tenaga efisien.

Google mengatakan pada Selasa telah menghentikan tujuh proyek termasuk Energi Baru dan Lebih murah dari pada Batubara. Layanan ensiklopedia online Wikipedia menyebutnya proyek itu sebagai Knol.

Rencana yang diumumkan Google melalui blog perusahaan menyebutnya sebagai "spring cleaning", sebuah pengumuman yang dibuat Google sejak pendiri Google Page mengambil kendali pada April.

Keputusan itu datang karena Google sedang menghadapi persaingan ketat dalam komputasi mobile dengan Apple dan jejaring sosial dengan Facebook serta  beberapa investor menggerutu tingginya pengeluaran Google.

"Intinya, kami sedang menutup sejumlah produk yang tidak berdampak besar, mengintegrasikan sumber lain sebagai fitur tambahan untuk mengembangkan produk dan mengakhiri beberapa langkah yang berbeda, "tulis Wakil Presiden Senior Operasi Google Urs Holzle dalam posting blog.

Google percaya ada insititusi lain yang dapat mengembangkan energi baru lebih baik "ke tingkat berikutnya.

Google mulai melakukan investasi dan penelitian teknologi untuk menurunkan biaya membuat energi baru pada 2007 dengan memfokuskan pada teknologi tenaga surya.

Pada 2009, Perusahaan Green Energy Czar, Bill Weihl, mengatakan kepada Reuters bahwa ia mampu menunjukkan dalam beberapa tahun kedepan sebuah teknologi yang dapat menghasilkan energi baru dengan harga lebih murah daripada batu bara.

"Hal itu bahkan ganjil, lebih atau janggal," kata Weihl pada saat itu. "Dalam tiga tahun, kita bisa memiliki beberapa pembangkit yang menghasilkan megawatt di luar sana."

Seorang juru bicara Google mengatakan Weihl telah meninggalkan Google awal bulan ini.

Google mencatat dalam posting blog-nya bahwa mereka akan melanjutkan proyek untuk menghasilkan energi "bersih dan lebih efisien," termasuk pengadaan energi baru untuk pusat data.

Di antara proyek-proyek lain yang termasuk dalam "pembersihan musim semi" yaitu Google Knol, Google Search Timeline, Google Gear, Google Friend Connect, Google Bookmarks Daftar dan Google Wave, sebuah jejaringan sosial dan layanan komunikasi Google yang gagal berkembang.

Google mengatakan pada Desember, semua pesan email dan aplikasi kalender tidak akan lagi berfungsi dengan teknologi Gears yang memungkinkan perangkat lunak Google bekerja ketika tidak terhubung ke Internet. Google sedang bekerja menciptakan kemampuan pengubung off-line ke dalam teknologi HTML5 sebagai gantinya.

Google Friend Connect yang memungkinkan penayang laman menambahkan fitur sosial ke laman mereka akan pensiun pada Maret untuk semua non-laman Blogger. Hal itu karena Google menyarankan pengguna web menggunakan laman jejaring sosial Google+ sebagai gantinya.REPUBLIKA.CO.ID