Wednesday, April 13, 2011

Juara Robot, Mahasiswa UGM & ITB Dapat Beasiswa

Jakarta - Indonesia kembali menoreh tinta emas di kontes robot internasional. Sebagai penghargaan, delapan mahasiswa pembuat robot asal UGM dan ITB berhak mendapat beasiswa penuh untuk meneruskan studinya.

"Jadi kita semua harus bersyukur, adik-adik kita telah menunjukkan prestasi yang sangat luar biasa di robot kontes cerdas yang diselenggarakan di Amerika. Pemenangnya sebagai imbalan untuk mendukung dan dorongan kita berikan beasiswa S2," ujar Menteri Pendidikan Nasional M Nuh kepada wartawan usai pemberian penghargaan kepada tim robot UGM dan ITB, di Kemendiknas, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (13/4/2011).

Nuh juga berharap kemenangan tersebut bisa menjadikan Indonesia sebagai icon pembuat robot cerdas terbaik. Sehingga menjadi bagian dalam membangun nama baik Indonesia di kancah internasional.

"Ini yang harus kita dorong, syukur-syukur nanti kita menjadi icon, jadi kalau robot sudahlah Indonesia, robot cerdas sudahlah Indonesia. Kalau itu bisa kita kemas, kita siapkan itu menjadi bagian dari mana kita membangun nama baik Indonesia," imbuhnya.

Seperti yang diketahui, tim UGM dan ITB mengikuti Kompetisi Internasional 2011 Trinity Collage Fire Fighting Home Robot Contest and RoboWaiter yang di selenggarakan di Trinity Collage, Hartford, Connecticut, AS, (9-10/4) lalu.

Tim UGM diwakili oleh Farid Inawan, Noer Aziz Ismail, Wahyu Wijayanto dan Luiz Rizki Ramelan. Mereka mengikutsertakan 2 buah robot beroda berhasil meraih juara I dan II dalam kategori Senior Division.

Sementara itu, tim ITB diwakili Syawaludin Rachmatullah, Ashlih Dameitri, Samratul Fuady dan Dody Suhendra. Mereka juga mengikutsertakan 2 buah robot berkaki berhasil meraih juara I dan II dalam kategori Walking Division.

Ajang kompetisi internasional ini sendiri sudah diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya sejak tahun 1994 dan diikuti siswa-siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Untuk tahun ini, kompetisi diikuti oleh 7 negara, yaitu Indonesia, Amerika, China, Portugal, Israel, Kanada dan Meksiko.



( feb / wsh )

Artikel yang Berkaitan

0 komentar:

Post a Comment