Tuesday, September 14, 2010

Facebook Gagalkan Rencana Pemboman

Jakarta - Biasanya para pelaku pemboman selalu menutup mulut bila ingin melancarkan aksinya. Namun tidak bagi Justin Moose, seorang pria asal Carolina, Amerika Serikat (AS) ini yang justru sesumbar mengenai aksinya di situs jejaring sosial Facebook. Entah apa yang ada di benak pria berusia 26 tahun yang menggambarkan dirinya sebagai ekstrimis yang radikal itu. Namun yang pasti, ulahnya cukup membuat khawatir banyak orang sehingga membuat Federal Bereau Investigation (FBI) turun tangan untuk menghentikan aksi gilanya. Penangkapan Moose dilakukan setelah adanya aduan dari organisasi kesehatan AS, Planned Parenthood yang memberitahu FBI bahwa akun Moore banyak berisi anjuran melakukan kekerasan ekstrim terhadap penyelenggara jasa aborsi di AS. Dikutip detikINET dari IndyPosted, Selasa (14/9/2010), Moose sering memposting tentang kemarahannya kepada para dokter aborsi, rencana peraturan kesehatan AS dan rencana pembangunan masjid di wilayah ground zero kota New York. Melalui operasi penyamaran, FBI berhasil menangkap Moose yang ketika itu sedang menunjukkan bagaimana membuat sebuah bom kepada beberapa orang yang sedang menyamar. Ayah dari tiga anak itu kini terancam tuntutan 20 tahun penjara.
( feb / ash )

Artikel yang Berkaitan

0 komentar:

Post a Comment